Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Daftar Destinasi Wisata di Kabupaten Bungo

Foto:Semagi Water Park Muara Bungo/sumber foto disini Daftar Destinasi Wisata di Kabupaten Bungo - Kabupaten Bungo terletak dibagian barat Provinsi Jambi. Dikabupaten ini terdapat berbagai objek wisata baik itu objek wisata alam, sejarah, dll. Berikut adalah daftar destinasi wisata di Kabupaten Bungo: 1. Wisata Alam Dam Semagi   (Bathin II Pelayang)  2. Air Terjun Tegan Kiri  (Rantau Pandan) 3. Semagi Water Park  (Muara Bungo)       4. Taman Kota Angso Duo  (Muara Bungo) 5. Taman Hutan Cadika (Rimbo Tengah)         6. Taman Pusparagam (Muara Bungo) 7. Pemancingan Saung Kuring  (Rimbo Tengah)        8. Dam Sungai Arang (Bungo Dani)         9. Dam Tapus  (Tanah Tumbuh)        10. Masjid Tuo Al-Falah Empelu (Tanah Sepenggal) 11. Kompleks Rumah Tuo Tanah Periuk (Tanah Sepenggal Lintas)  12. Air Terjun Renah Sungai Ipuh (Limbur Lubuk Mengkuang)          13. Goa Gending  (Limbur Lubuk Mengkuang)         14. Air Terjun Rantau Tipu (Limbur Lubuk Mengkuang)         15. Air

Profil Kabupaten Tebo

Warna Merah adalah Kabupaten Tebo Kabupaten Tebo merupakan salah satu kabupaten yang ada diwilayah Provinsi Jambi. Dulunya kabupaten ini bersama-sama dengan Kabupaten Bungo membentuk sebuah kabupaten yaitu Kabupaten Bungo Tebo. Namun pada tahun 1999 yang lalu Kabupaten Bungo Tebo dimekarkan menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Kabupaten Bungo beribukota di Muara Bungo, sedangkan Kabupaten Tebo beribukota di Muara Tebo. Kabupaten tebo memiliki 12 kecamatan, 5 kelurahan dan 96 desa. Berikut adalah kecamatan-kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten tebo : 1.    Kecamatan Tebo tengah 2.    Kecamatan Tebo Ilir 3.    Kecamatan Tebo Ulu 4.    Kecamatan Tengah Ilir 5.    Kecamatan Muara Tabir 6.    Kecamatan Sumay 7.    Kecamatan Serai  Serumpun 8.    Kecamatan Rimbo Bujang 9.    Kecamatan Rimbo Ilir 10.    Kecamatan Rimbo Ulu 11.    Kecamatan VII Koto 12.    Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo memiliki luas wilayah 6.461 km2, berikut adalah bata

Inilah Kata Ganti Orang Dalam Bahasa Rantau Embacang

Kata ganti adalah segala kata yang dipakai untuk mengganti kata benda atau kata yang dibendakan. Kata ganti terbagi menjadi 6 yaitu, kata ganti orang, kata ganti empunya, kata ganti petunjuk, kata ganti penghubung, kata ganti penanya, dan kata ganti tak tentu. Kali ini kami hanya fokus membahas kata ganti orang atau pronomina persona dalam Bahasa Rantau Embacang. Kata ganti orang terbagi menjadi 3 yaitu kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kata ganti orang ketiga. 1.    Kata ganti orang pertama Kata ganti orang pertama adalah kata ganti yang dipakai untuk orang yang sedang berbicara atau si pembicara. Kata ganti orang pertama terbagi menjadi dua yaitu kata ganti orang pertama tunggal dan kata ganti orang pertama jamak.  Contoh penggunaan kata ganti orang pertama dalam Bahasa Rantau Embacang: -    Tunggal : Ngan -    Jamak : Kami,Awak,Kito 2.    Kata ganti orang kedua Kata ganti orang kedua adalah kata ganti yang dipakai untuk lawan bicara atau yang sedang diajak bi

Kata Sapaan dan Kekerabatan Dalam Bahasa Rantau Embacang

Berikut adalah kata sapaan dan kekerabatan  dalam Bahasa Rantau Embacang: Ninek Tan : Kakek Ninek No : Nenek Abang : Kakak laki-laki Kulup : Kakak laki-kaki Upik : Kakak perempuan Ayuk : Kakak perempuan Jika ayah ataupun ibu kita punya saudara, maka kata-kata dibawah inilah yang dipakai untuk memanggil paman atau bibi. Misalkan ayah kita punya 8 saudara yang terdiri dari 6 Laki-laki dan 2 perempuan, ini hanya sebagai contoh tapi kuncinya adalah paman tertua dipanggil “wo” dan paman termuda dipanggil “cik”. Berikut penjelasannya:     Wo  (Paman tertua, tapi kadangkala bisa dipakai untuk Bibi tertua)     Ngah  (Biasa dipakai untuk Paman yang usianya dibawah paman tertua atau “wo”, tapi kadangkala  Ngah juga bisa dipakai untuk bibi yang tentu usianya harus dibawah paman tertua)     Pitam (Paman)     Naghang (Bisa dipakai untuk paman dan bibi)     Pak njang (Paman)     Pandak (Bisa dipakai untuk paman dan bibi)     Itek (Bibi)     Cik (Biasa dip